Posted by: g1mg1m | September 30, 2008

Jaga makanan saat lebaran

Opor Ayam

Pulang kampung identik dengan peningkatan berat badan dan kemungkinan bermunculannya berbagai calon penyakit. Ngga salah lagi, tiap kali pulang kampung, berbagai masakan yang dihidangkan terdiri dari santan, dan lemak yang sangat berbahaya untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Ditambah lagi, pas libur lebaran, badan pasti akan jarang bergerak alias jarang berolahraga. Makanan saat lebaran yang berbahaya ini biasanya sejenis opor dan daging2an, plus ditambah cemilan yang kaya akan gula dan karbohidrat. 

Jangan pernah berfikir mumpung masih muda segala macam makanan saat lebaran dimakan, tapi coba untuk lebih bijak dalam memilihnya. Dengan kata lain, tetaplah konsisten pada pola makan sehat anda sehari-hari seperti biasanya, ingat, jangan berlebihan ketika lebaran. Lalu bagaimana caranya ? Sangat sederhana. Menurut dokter Titi (tempo interaktif) caranya adalah dengan mengkonsumsi hidangan makan pagi, siang, dan malam serta diselingi makan camilan dua sampai tiga kali. Contohnya, sarapan ketupat lengkap dengan lauk-pauknya setelah salat Id sekitar pukul 08.00. Saat berkunjung untuk silaturahmi ke tetangga sekitar pukul 10 pagi, sebaiknya tidak makan lagi tapi mencicipi makanan camilan sekadarnya, misalnya sepotong kue, sesendok makan kacang, dan segelas minuman manis.

Pada kunjungan berikutnya sekitar tengah hari, bisa ikut makan siang hidangan yang disiapkan tuan rumah. Selanjutnya, pada kunjungan sekitar pukul 16.00 sebaiknya hanya mencicipi buah. Terakhir, makan malam bisa dilakukan di rumah. Dengan pola makan seperti itu, kita dapat tetap sehat, asupan gizi cukup, dan terhindar dari kelebihan asupan kalori dan lemak.

Untuk mengimbangi asupan makanan yang kaya lemak dan kalori itu, perlu pula disempatkan melakukan latihan fisik, senam ringan di rumah, atapun jalan2 disaat pagi hari setelah lebaran hari I. Latihan fisik ini bisa mulai dilakukan kembali mengingat banyak orang meninggalkannya ketika berpuasa.

Ingat…ingat….jaga pola makan kita meskipun godaan sangat banyak saat lebaran. Yuk Hidup Sehat


Responses

  1. ngambil foro opor dari mana nih? bagus bener penataan opornya… ayamnya.. looks more yummy..

    haha,, makanan khas lebaran memangnya,selain sambel goren ati, lontong dan ketupat.. hoho..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: